Harga Camry Miring
TERTARIK mobil mewah dengan harga miring? Sebenarnya hal yang mudah, tinggal datang ke pelelangan maka bisa mendapatkan mobil dengan harga di bawah pasaran, apakah itu mobil keluarga, sedan, maupun bak terbuka.
“Kami akan melelang 50 mobil, dengan harga limit mulai dari Rp20 jutaan. Ini tentu harga yang menarik dan di bawah pasaran,” ujar Manager Promosi PT Alto Lelang, Frans, sehubungan akan diadakannya pelelangan puluhan mobil dan 350 motor seken di Grand Cakung Ujung Menteng pada Selasa (27/4) mendatang.
Mobil-mobil yang akan dilelang itu antara lain Toyota Camry tahun 2006, Nissan X-Trail, Kijang Innova, Avanza, Daihatsu Xenia, Mitsubishi Kuda, dan mobil bak terbuka (pick up).
“Kondisi mobil yang akan dilelang itu prima, bodi mulus dan mesinnya tokcer. Sebab mobil tersebut merupakan mobil perorangan, bukan mobil kantor atau perusahaan yang dipakai banyak orang,” jelasnya.
DOKUMEN KENDARAAN
Frans mengungkapkan bagi pemakai langsung sebenarnya tidak perlu khawatir membeli kendaraan dari pelelangan. Karena pihak penyelenggara lelang, khususnya PT Alto Lelang memberikan informasi secara jelas mengenai dokumentasi dan surat-surat dari tiap kendaraan yang akan dilelang.
“Dipastikan, tiap kendaraan yang dilelang BPKB-nya ada, juga STNK-nya serta faktur pabriknya. Jadi sebenarnya dokumen atau surat-surat kendaraan yang dilelang lengkap,” katanya.
Cek fisik dilaksanakan mulai Selasa (20/4) lalu hingga Senin (26/4) mendatang. Para calon peserta lelalng dipersilakan melihat dan mengecek langsung kondisi kendaraan yang akan dilelang.
“Peserta lelang pasti puas dengan kondisi kendaraan yang akan dilelang, disamping juga akan menguntungkan baik bagi pedagang maupun pemakai langsung,” pungkasnya.
Chverolet Cruze, Mobil Anti-Kapak Merah
BANDUNG – General Mobil Indonesia (GMI) meluncurkan mobil berkaca antipeluru dan anti “kapak merah,” sedan Chevrolet Cruze.
Managing Director GMI, Mukiat Sutikno, didampingi Marketing & Public Relation GMI Debora Amelia Santoso dan Operations Director Andalan Chevrolet, diler Chevrolet Jawa Barat, David Arianto, Selasa (27/4) di Bandung mengatakan, Chevrolet Cruze, sebelumnya sudah diluncurkan di Jakarta, Surabaya dan Makassar. Setelah diluncurkan hari ini Bandung, selanjutnya akan diluncurkan di Medan dan Balikpapan.
Menurut Mukiat,221 unit prototype, telah menjalani uji coba sejauh 4 juta mil, sebanding dengan 160 kali putaran bumi, dalam kondisi temperatur panas, dingin yang ekstrim dan dalam berbagai medan jalan, seperti jalan padat lalu lintas perkotaan Jakarta, jalan bebas hambatan Cipularang dan jalan berbatu, serta bergelombang dan bolong-bolong di pedesaan Pulau Jawa, dengan hasil sengat menakjubkan.
Sejak diluncurkan 15 Maret lalu, di beberapa negara, Cruze telah terjual 180.000 unit, dari target penjualan dalam tahun 2010 sebanyak 350.000 unit. Sedangkan di Indonesia ditargetkan bisa terjual sekitar 4.000 unit. Khusus Jawa Barat yang dinilai sebagai pasar potensial diharapkan bisa merebut antara 15 sampai 20 persen dari penjualan mobil.
Public Relations Corporat Communications Manager GMI, Kiki Fajar menambahkan, pihaknya optimis Cruze bakal merebut hati peminat sedan. Karena selain memiliki kehandalan mesin, dengan bahan bakar irit, juga dilengkapi berbagai perlengkapan teknis canggih, seperti kaca film Perfections Bullet Resistance, kaca film antipeluru dan anti benturan yang dilakukan penjahat “kapak merah.”
Maklum di Jakarta dan kota-kota besar Tanah Air, kejahatan jalanan, seperti gangguan penjahat ” kapak merah,” seolah-olah merupakan kejahatan yang bisa mengintai pengendara di sepanjang jalanan,” tutur Kiki.
Mobil Lokal Tumbuh Subur
TREN produksi mobil rakitan lokal tumbuh subur dalam tiga bulan terakhir. Bahkan data terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dilansir situs resminya menyebutkan produksi mobil di Indonesia sepanjang kuartal I/2010 meningkat 58% menjadi 152.613 unit dibandingkan dengan periode yang sama 2009.
Pada kuartal pertama tahun 2009, produksi kendaraan bermotor roda empat oleh sejumlah produsen di tanah Air hanya mencapai 96.552 unit. Sementara itu, volume produksi mobil secara total sebesar 464.816 unit, atau merosot dibandingkan dengan posisi 2008 yang mencapai 600.628 unit akibat krisis global.
Gaikindo memproyeksikan produksi mobil di Tanah Air sepanjang tahun ini akan tembus hingga 700.000 unit, dengan komposisi sekitar 600.000 unit untuk pasar domestik dan sisanya untuk ekspor.
Dengan proyeksi tersebut, berarti produksi mobil nasional naik 50,6% dibandingkan dengan realisasi 2009.
PERMINTAAN BANYAK
Prediksi 700.000 unit tersebut, menurut Ketua II Gaikindo, Jongkie D. Sugiarto, akan tercapai melihat kuatnya permintaan konsumen di dalam negeri terhadap produk-produk otomotif. Kondisi ini juga ditopang situasi ekonomi nasional yang kondusif.
“Jika tidak ada gejolak dari sektor-sektor lain, dan suku bunga acuan (BI Rate) bertahan di level 6,5%, kurs rupiah dan inflasi tetap terjaga serta, maka tren perkembangan pasar bisa bertahan,” jelas Jongkie.
Angka penjualan dan produksi mobil. Lanjutnya, juga akan terus terdorong naik dengan asumsi pemerintah tidak menaikkan tarif pajak di sektor kendaraan bermotor.
Saaat ini ada 12 merek kendaraan roda empat yang dirakit di dalam negeri, dimana sembilan diantaranya merek Jepang, satu merek Korea Selatan dan dua merek Jerman.
Adapun kinerja ekspor mobil CBU nasional ke pasar global sepanjang kuartal I/2010 belum sepenuhnya kembali rebound, mengingat kenaikan permintaan baru terjadi di kawasan Asean.
Volume ekspor mobil rakitan lokal secara utuh pada Januari-Maret sebanyak 17.232 unit, terkoreksi 5,1% dibandingkan dengan periode yang sama 2009 yaitu 18.158 unit.
